Skip to main content

Cara Belajar Perkalian MUDAH

Assalamu alaikum wr.wb
Ya para pembaca website harjuzain yang setia, kali ini saya akan mengajarkan bagaimana cara menyelesaikan soal perkalian matematika.
Langsung saja saya kasih contoh ;
21 x 13 =...
1. Pertama kita buat garis horizontal yaitu 2 garis dibagian atas dan 2 garis dibagian bawah. Masing- masing garis mewakili angka 21, lihat gambar dibawah ini,


2. Tahap Kedua kita buat garis Vertikal yaitu  1 garis disebelah kiri dan 3 garis disebelah kanan. Masing2 mewakili angka 13




3. Tahap ke tiga mulai pembagian yaitu bagian kiri atas melambangkan ratusan, bagian tengah melambangkan puluhan dan bagian bawah kanan melambangkan satuan.


4. Tahap KeEmpat 
Selanjutnya perhatikan titik-titik hasil pertemuan antara garis horizontal dengan garis vertikal. Untuk mempermudah saya melambangkan titik ratusan dengan kotak kecil hitam, titik puluhan dibagian tengah saya lambangkan dengan huruf "o" merah dan titik satuan saya lambangkan dengan  ® hitam.


5. Tahap terakhir 
Perhatikan jumlah masing-masing. Dan kemudian hitunglah.
Kotak hitam berjumlah = 2
Huruf "o" merah berjumlah = 7
Dan lambang ® berjumlah = 3

Nah jadi jawabannya adalah ; 
21 x 13 = 273


Catatan: 
Jika kalian menggunakan pinsil atau ballpoint titik-titik pertemuan garis horizontal dengan garis vertikal akan terbentuk dengan sendirinya.

Mau coba yang lain? Coba praktekan sekarang juga.
Silahkan share sebarkan ke teman- teman semua, Dilarang menyimpan ilmu ini secara pribadi tanpa mengajarkan orang lain, karena setiap ilmu yang kalian miliki akan dimintakan pertanggung jawaban kepada Alloh SWT nanti.
Semoga dapat bermanfaat dan ciptakan generasi yang cerdas.

Comments

Popular posts from this blog

Sahih Bukhori 161-170

BUKHARI No. 161  حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ جُرَيْجٍ أَنَّهُ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَيَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ رَأَيْتُكَ تَصْنَعُ أَرْبَعًا لَمْ أَرَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِكَ يَصْنَعُهَا قَالَ وَمَا هِيَ يَا ابْنَ جُرَيْجٍ قَالَ رَأَيْتُكَ لَا تَمَسُّ مِنْ الْأَرْكَانِ إِلَّا الْيَمَانِيَّيْنِ وَرَأَيْتُكَ تَلْبَسُ النِّعَالَ السِّبْتِيَّةَ وَرَأَيْتُكَ تَصْبُغُ بِالصُّفْرَةِ وَرَأَيْتُكَ إِذَا كُنْتَ بِمَكَّةَ أَهَلَّ النَّاسُ إِذَا رَأَوْا الْهِلَالَ وَلَمْ تُهِلَّ أَنْتَ حَتَّى كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَمَّا الْأَرْكَانُ فَإِنِّي لَمْ أَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمَسُّ إِلَّا الْيَمَانِيَّيْنِ وَأَمَّا النِّعَالُ السِّبْتِيَّةُ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْبَسُ النَّعْلَ الَّتِي لَيْسَ فِيهَا شَعَرٌ وَيَتَوَضَّأُ فِيهَا فَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَلْبَسَهَا وَأَمَّا الصُّفْرَةُ فَإِنِّي ...

Budidaya Timun Suri

Meskipun nama dan bentuknya mirip mentimun, namun tanaman timun suri ini memiliki sifat yang berkebalikan dengan mentimun. Timun suri tidak termasuk kedalam keluarga timun-timunan, namun justru masuk kedalam keluar labu-labuan seperti melon, semangka dan blewah. Petani mengenal timun suri sebagai tanaman yang bandel karena meskipun hamanya seperti hama pada timun, tapi timun suri jarang menyerah dalam menghadapi hama-hama tersebut. Hal ini salah satunya disebabkan oleh keserampakan dalam pertumbuhan cabang dan tunas batangnya yang cukup banyak dan kokoh. Budidaya timun suri biasanya berkisar sampai 130 HST. Timun suri mengalami puncak permintaannya setiap bulan puasa sebagai sajian untuk berbuka. Buah timun suri bermanfaat dalam mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan. Timun suri kaya akan provitamin A, berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh  penyebab penuaan dini. Vitamin C di dalam timun suri juga tinggi, vitamin ini...

Cara makan Rosul

CARA MAKAN & MINUM RASULULLAH SAW “Sesungguhnya Nabi saw menjilati jari jemarinya (sehabis makan) tiga kali.”(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari`Abdurrahman bin Mahdi, dari Sufyan,dari Sa’id bin Ibrahim, dari salah seorang anak Ka’ab bin Malik, yang bersumber dari bapak nya.) • Nama Ibnul Ka’ab bin Malik (putera Ka’ab bin Malik r.a.) di sini tidak dijelaskan,sedangkan Ka’ab mempunyai anak dua orang,yaitu`Abdullah dan`Abdurrahman. Namun demikian keduanya punya tsiqat (dapat diterima periwayatannya),dan keduanya merupakan tabi’in besar. “Bila Nabi saw selesai makan, beliau menjilati jari jemarinya yang tiga.”(Diriwayatkan oleh al Hasan bin `Ali al Khilali, dari `Affan, dari Hammad bin Salamah, dari Tsabit, yang bersumber dari Anas r.a.) • Yang dimaksud jari yang tiga ,yakni: jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari. JENIS ROTI YANG DIMAKAN OLEH RASULULLAH SAW “Keluarga Nabi saw tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah saw ...